Jujur saja ya, saya adalah orang yang miskin pengetahuan tentang tata bahasa. Untuk menempatkan titik dan koma saja saya masih bingung. Nah, akhir-akhir ini muncul kembali sebuah cerita pendek yang dibuat oleh Seno Gumira pada tahun 1994, berjudul Kematian Paman Gober. Banyak orang yang mengatakan bahwa kisah dalam cerpen tersebut adalah sebuah metafora. Sementara saya- dengan pengetahuan yang terbatas tentunya- melihat cerpen tersebut adalah sebuah alegori atau metafora yang diperluas.
Mana yang lebih tepat? Mohon saya ini diberikan pencerahan. Terima Kasih.