| |
     | Fateless | Jun 19, '07 12:47 PM for everyone |
 | Category: | Movies | | Genre: | Other |
Setiap peristiwa pelanggaran HAM berat baik itu genocide atau crimes against humanity akan selalu mengguncang nurani. Meskipun anda ada berada di Jakarta dan peristiwa tersebut terjadi di Johannesburg misalnya, rasa kemanusiaan anda pasti terusik dan anda akan mengutuk keras peristiwa tersebut.
Salah satu peristiwa pelanggaran HAM berat yang (mungkin) paling besar dan (pasti) paling terkenal adalah Holocaust yang dilakukan oleh Nazi Jerman pada masa perang dunia kedua. Peristiwa inilah yang mengawali kesadaran umat manusia akan pentingnya prinsip-prinsip hak asasi manusia dan penghukuman terhadap setiap pelaku pelanggaran HAM berat. Setelah peristiwa Holocaust dan kalahnya Jerman dalam perang dunia kedua , langsung dibentuk pengadilan Nuremberg untuk menghukum para pemimpin Nazi Jerman dan kolaboratornya yang berperan dalam peristiwa Holocaust. Tak lama setelah itu disusun juga Universal Declaration of Human Rights, Convention against Genocide dan instrument-instrumen internasional lainnya tentang hak asasi manusia.
Fateless menggambarkan dengan sangat baik seputar peristiwa Holocaust mulai dari diskriminasi, penutupan ruang gerak, arbitrary detention, torture, slavery,ill treatment, extrajudicial killings yang semuanya merupakan satu paket kebijakan dalam rangka genosida. Semua tindakan dan peristiwa tersebut diceritakan lewat mata Gyorgi, seorang bocah Yahudi Hungaria berusia 14 tahun yang suatu hari tertangkap lalu terpaksa berpindah-pindah dari satu kamp konsentrasi ke kamp konsentrasi lainnya.
Fateless merupakan film yang dibuat berdasarkan pada novel Imre Kertesz, pemenang nobel literatur tahun 2002. Film ini (menurut saya) hampir lebih baik dibanding Schindler 's list tapi jelas lebih baik dibanding film-film tentang genosida yang terjadi di Rwanda seperti Hotel Rwanda, Shooting dogs atau Before April, meskipun peristiwa aslinya sendiri (mungkin saja) lebih tragis dibanding Holocaust. 900.000 orang tewas hanya dalam waktu 100 hari dan itu terjadi di tahun 1994.
Menonton Fateless membuat perut saya terasa mual dan disaat yang sama air mata saya hampir saja meleleh.

 | pinjem donk.. tapi temenin nontonnya hahaha cupu... |
 | jelek bgt teks-nya tapi...kalo bahasa inggris gpp..ini jerman campur Hungaria...huekkkss.. |
 | Gue dah nonton!! Hohoho...kalo dvd gw udah bagus nona... yang gw suka adalah bagaimana 'Fateless' dengan jelinya tidak hanya menceritakan kisah saat genocide terjadi tapi juga kisah setelah Gyorgi bebas.
Banyak yang luput dari pengamatan bahwa setelah usai, nasib tak sepenuhnya berpihak kepada para korban...da*n! Ibarat seorang narapidana yang bebas setelah ditahan selama 10 tahun karena kasus pembunuhan, dunia tak menerimanya kecuali sekelompok agama garis keras yang menyebabkan sang mantan napi ditahan lagi karena membunuh seorang perempuan pekerja klinik aborsi, alasannya karena Yesus tidak menyukai aborsi! Hah.... |
 | s3lv4 wrote on Jun 21, '07 gw dah nonton bagus banget tapi teksnya masih ngaco say...... |
 | s3lv4 wrote on Jun 21, '07 iya cari ya...................tar kasihtau gw |
 | Belilah dvd bajakan anda di Acung..Mangga Dua Mall lantai dua...soal kualitas nomor satu and banyak menjual dvd2 bajakan untuk film2 festival! Cobalah Bung! Huahahahaha...sekalian promoin si Acung neh... |
 | asiik benerr niih.. ah tapi jauh.. :D |
 | saya sih pilih yang deket2 aja ah... |
 | disamping rel kereta maksudnya...hahahahahahahaha... |
| | |
|
|